Fakta-fakta tentang Ukraina

 

ü  … Salah satu universitas pertama di Eropa didirikan di Ukraina

Sekolah Tinggi Kyiv-Mohyla merupakan salah satu sekolah tinggi dan sekolah teologi tertua dan terkemuka di Eropa Timur. Didirikan pada 1632 oleh Petro Mohyla, seorang metropolitan Kiev dan Galicia. Sekolah ini berperan penting dalam penyebaran idealisme Renaissance dari Eropa Barat melalui Polandia ke Ukraina dan Rusia.

ü  … Ukraina memiliki ¼ bagian tanah hitam dunia

Bagian tengah dan selatan Ukraina memiliki tanah hitam yang sangat subur, seluas lebih dari setengah kedua wilayah itu. Menurut perkiraan, tanah subur: 56%, tanaman permanen: 2%, padang rumput: 12%, hutan: 10%, lainnya: 20%. Kata Chornozem, berarti “tanah hitam” telah diakui secara internasional dan merujuk pada tanah di Ukraina yang dianggap sebagai yang tersubur.

ü  … Ukraina adalah salah satu negara yang mendirikan PBB lebih dari setengah abad lalu

Ukraina, yang baru saja 20 tahun meraih kemerdekaan, sebenarnya turut serta dalam pembentukan Perserikatan Bangsa-bangsa lebih dari setengah abad lalu. Perwakilan Ukraina berpartisipasi dalam penulisan draf Peraturan PBB yang ditulis pada 1945 dan dengan demikian telah memenuhi syarat sebagai salah satu dari 51 negara yang mencatatkan diri sebagai pendiri PBB.

ü  … Ukraina adalah salah satu dari kelima negara – pemimpin dalam industri penelitian luar angkasa

Negara muda dan merdeka Ukraina dengan percaya diri menjadi salah satu negara antariksa dunia berkat penelitian luar angkasa dan potensi produksinya. Perusahaan-perusahaan industri luar angkasa mendapat pengalaman luar biasa dalam pengembangan dan produksi  kendaraan luncur modern, pesawat luar angkasa, mesin, kontrol dan sistem telemeter. Bahan dan teknologi baru dibuat, dan beberapa darinya tidak tertandingi. Barang-barang keperluan antariksa dan layanan ekspor meningkat dari tahun ke tahun.

ü  … Titik tengah geografis Eropa terletak di Ukraina

Desa “Dilove” terletak di sungai Tisza, dekat perbatasan Rumania, distrik Rakhiv di wilayah Transcarpathian memiliki sebuah tanda sejarah dan sebuah batu besar yang diyakini menandai titik tengah geografis Eropa ketika diukur pada tahun 1887 oleh ahli geografi dari Dinasti Austro-Hungaria. Saat ini, kota kecil itu adalah bagian dari Ukraina. Penafsiran tulisan Latin usang dalam monumen itu diperdebatkan, ketika beberapa orang menyatakan bahwa tanda itu hanyalah satu dari sejumlah titik triangulasi tetap untuk meninjau patok yang ditetapkan di sekitar wilayah Dinasti sebelumnya. Batas luar Eropa yang diperhitungkan selama penghitungan tidak diketahui. Menurut gambarannya, metodologi yang digunakan dalam penghitungan itu adalah titik tengah geometris garis lintang dan bujur Eropa, sehingga batu itu terletak di 48° 30 menit utara, 23° 23 menit timur.

 

* lihat video*


Copyright (C) UIEC 1999-2012